Wartasindo.com- Menjelang bulan suci Ramadhan dan HBKN Idul Fitn 1443 H, telah dilaksanakan HLM TPID Persiapan Menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitn 1443 H padatanggal 28 Maret 2022. Terkait ketersediaan dan kebutuhan bahan pokok pangan strategis, Pemenntah Daerah memastikan ketersediaan bahan pangan pokok strategis dapat terpenuhi selama Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Berdasarkan pemantauan yang dilakukan terhadap 12 komoditas bahan pokok pangan strategis, persediaan 8 komoditas (beras, jagung, cabai besar, dagang sapi, daging ayam ras, telurayam ras, gula pasir, dan minyak goreng) tercatat mengalanu surplus pada Jan-Mar 2022. Meski demikian, terdapat 4 komoditas yang persediaannya mengalami defisit pada periode Jan-Mar 2022, di antaranya bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan kedelai. Menyikapi perkembangan tersebut, berikut beberapa upaya yang dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan a. pemenuhan kebutuhan pasokan bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan kedelai. Menyikapi perkembangan tersebut, berikut beberapa upaya yang dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan a. pemenuhan kebutuhan pasokan bawang merah melalui impor antar daerah, yaitu sentra produksi Jawa TengahvBrebes dan Nusa Tenggara Barat: b. pemenuhan kebutuhan pasokan bawang putih melalui impor, c. pemenuhan kebutuhan pasokan cabai rawit melalui impor antar daerah, yaitu Jawa Barat dan Jawa Tengah: d. pemenuhan kebutuhan pasokan kedelai melalui impor luar negeri, yaitu dari Amerika Serikat e. meningkatkan produksi kedelai, melalu perluasan areal tanam, f. Koordinasi pemerintah pusat, daerah dan stakeholder untuk merumuskan ketersediaan dan pembatasan impor sesuai kebutuhan, g. menetapkan dan merumuskan tata niaga kedelai, HPP, dan jaminan pasar bagi petani, h. melakukan koordinasi Intas sektor dengan para distributor untuk ketersediaan stok pangan strategis i. mengadakan Gelar Pangan Murah Komoditas pangan strategis dengan mekbatkan peran pelaku usaha/instansi terkait.
Kemudian pemantauan terkimi komoditas minyak goreng memasuki bulan suci Ramadhan mengalami surplus sebanyak 1,357,011 liter dengan krsaran harga Rp23 000/liter – Rp25 000/liter. Upaya yang dilakukan Provinsi Lampung untuk menjaga ketersediaan pasokan minyak goreng menjelang HBKN Idul Fitri 2022 diantaranya. a. melakukan pemantauan atas ketersediaan di gerai ritel modern dan gudang produsen/distributor di Provinsi Lampung: b. melakukan Rapat Koordinasi dengan produwsen’distributor se-Provinsi Lampung terkat pasokan dan distribusi ke retail di pasar tradisional dan modem: dan C. melakukan pasar murah tingkat provinsi dan Kab/Kota di sejumlah titik.

Leave a Reply